Kamis, 31 Oktober 2019

Graduation Speach


Assalamualaikum wr.wb
Alhamdulillahirabbil alamin, praise and thankfulness we say to God Almighty, ALLAH SWT for giving us various favors, so that on this happines day, we can gather together to celebrate our graduation.
The honorable the Director of the Gajah Tunggal Polytechnic, Dr. Ita Mariza.
What I respect, ladies and gentlemen, lecturers and staff of the Gajah Tunggal Polytechnic, Our beloved parents who attended this event
And my fellow graduates and brothers and sisters of Gajah Tunggal Polytechnic grade 1.2 and 3 that I am proud of.
Furthermore, Sholawat and salam we offer to our lord, the Prophet Muhammad. which has brought us from the jahiliah era to the better era.
I stand here representing graduates to deliver a word of two words on this happy day.
Ladies and gentlemen...
Today is a day that we have been waiting for together. 3 years ago, we met each other with a new face with a new spirit to study in Gajah Tunggal Polytechnic. We passed days by days together, with a variety of flavors, annoyed, happy, and sad we passed together, but this time we can gather with a very happy situation. We will miss the thing like that later.
And this occasion, i want to give thanks to my parents, because of them that I was born and can be in front of you all.
Then I would like to thanks all the lecturers and staff of the Gajah Tunggal Polytechnic, because our success in graduating from this polytechnic did not escape the support and teaching of all Gajah Tunggal Polytechnic lecturers. Lecturers are our second parents, parents who educate us. Parents who can be invited to discuss not only the subject matter of lectures, but also problems in our lives. For that, to all the lecturers, I represent the graduates to say thanks,
Laddies and gentlemen..
Then I advised fellow students in grade 1,2 and 3 to remain enthusiastic in studying on this Gajah Tunggal polytechnic campus, and do not hesitate to greet us when we meet on the street, even though we have graduated from this polytechnic, but we still carry the name of the Gajah Tunggal Polytechnic that is as an alma mater.
Ladies and gentlemen...
I think that’s all, hopefully useful for us all. Once again, I congratulate all the graduates. And forgive me if there a mistakes in my speach. Thank for your attention
Wassalamualaikum wr. wb.

Example of Introduction


Introduction

Assalamualaikum wr wb
Okay, in this occasion, i want to introduces my self, My name is Yudi Ariyanto, I’am 23 years old and i was born in Kebumen on 24 of January 1997, I come from Ambal, Kebumen, Central Java, Indonesia... Do you know about Kebumen?
Kebumen is one of regencies in central of java thats located in Indian Oceans coast. Kebumen located in the west of Purworejo regency, in the west of Kebumen is bordered with Cilacap regency, in the north of Kebumen is bordered with Wonosobo Regency and the South of kebumen is bordered with Indian Oceans. Kebumen has a famous monument, that is “Monument Lawet”. Kebumen also has many tourist attractions, there are beachs, caves, dams, hills and castles.There are Many Beachs in Kebumen, consist of Ambal beach, Surumanis Beach, Pecaron Beach, ayah beach, Suwuk beach, karang bolong beach, menganti beach, laguna beach etc. But  The famous beach in Kebumen is Menganti Beach, many people called this beach as “Bali’s of Kebumen”, because in Menganti beach, you can see the beautyfull golden sunset at evening, and this beach is very clean and this beach has white sand beach, and the waves in Menganti beach is smaller than the other beach. Kebumen also has many Caves, that are Jatijajar cave, Petruk cave, Barat cave, etc. Kebumen also has two dams, that are Sempor dam and Wadaslintang dam. Kebumen also has some hills, that are Pentulu indah hill, pranji hill, and banda hill. Kebumen has famous Castle, that is Van Der Wick castle, this castles was used for filming “the raid 2”.
My Village is part  of Kebumen Regency. Thats located in the South of Kebumen regency. In my village there are one of famous food, that  is “AMBAL SATAY”. If you go to my village, don’t forget to tasting that food.
And now I live in Villa Tangerang elok blok A12 number 23.
My hobbies are Playing badminton, playing table tennis and hiking. I usually playing badminton on Wednesday night and Friday night. I usually playing badminton with Irfan Wahyudi,  he is my classmate, and i am playing badminton in gajah tunggal sport center.
And i usually playing table tennis on Monday at 3 pm in gajah tunggal polytechnic, that is in front of mechanical engineering grad 1 class, and i also playing badminton on Friday afternoon in gajah tunggal sport center, so after i am playing table tennis on Friday afternoon, i am directly playing badminton in Friday evening.
I also like hiking, i usually planing to hiking when i don’t have homeworks to much, so i can enjoy my holiday by hiking. I was climbed about 7 mountains, that are Ciremai mountain, Kembang mountain, Prau mountain twist, Banda mountain, and Gede Pangrango mountain twist.
I was Graduated from elementary school in 2009, and in 2012 i was graduated from junior high school, and i was graduated from senior high school in 2015, and after graduated from senior school, i worked in astra honda motor company, i worked as CNC Machine operator, in there, i have operate lathe machine, grinding machine, milling machine, hardening machine and press machine.
And now, i study in Gajah Tunggal polytechnic grade 3, Gajah Tunggal Polytechnic has 3 study programs, that are Mechanical Engineering, Industrial Engineering and Electrical engineering Programs, But in here i choose Mechanical engineering programs, Gajah Tunggal Polytechnic give us full scholarship, in here we get uniforms, shoes, stationary, and pocket money.
I have one parents, my father’s name Sadiman, and my mother’s name Jaenab, my father worked as Farmer and my mother has passed away at about 9 years ago, and i have one sister, her name is Nur Hidayati, she has get married and has one daughter, my niece’s name is Nesya Aurelia, she is 12 years old and now she is study in elementary school grade 4. She is very cute.
My Favorite food is chicken noodles, and my favorite badminton players are marcus fenaldi gideon and kein sanjaya sukamulyo.
Thats all about me, i think enough, thanks for your attentions.

Wassalamualaikum wr.wb

Selasa, 29 Oktober 2019

Resume Film "An Inconvenient Truth"


Resume Film An Inconvenient Truth
          Film An Inconvenient Truth bercerita tentang perubahan iklim yang disebabkan oleh Pemanasan Global. Pemanasan Global (Global Warming) merupakan tema yang cocok untuk mengindentikkan film ini karena mengangkat fakta-fakta lingkungan yang terjadi di dunia. Fakta-fakta yang disampaikan oleh tokoh sendiri merupakan fakta-fakta yang belum banyak disadari oleh seluruh masyarakat dunia secara umum.
            Tokoh utama dalam film ini adalah Albert Arnold Gore Jr. atau biasa yang dikenal Al Gore. Gore adalah salah satu politikus Amerika Serikat. Pada tahun 70-an dia menjadi Anggota Kongres untuk membantu mengadakan dengar pendapat tentang pemanasan global. Tahun 1984 Al Gore menjadi Senator dan menyelidiki seksama masalah yang terjadi di lingkungan dengan ilmuwan dan sejenisnya. Beliau dan kawan-kawannya mengeluarkan UU Pajak Karbondioksida dan aturan lainnya untuk mengatasi masalah pemanasan global. Tahun 1997 dia membuat perjanjian Kyoto yang berisi tentang kepedulian negara-negara di dunia untuk mengatasi pemanasan global. Pada tahun 2000 dia kembali mengajukan diri menjadi Presiden tetapi dikalah oleh Bush.  Al Gore mempunyai misi untuk memperbaiki dunia dari ancaman pemanasan global. Dalam misinya beliau selalu membagikan slide show kepada seluruh dunia untuk memberikan pengetahuan, pengertian, dan kesadaran pada dunia.
Banyak penyebab yang memunculkan pemanasan global. Penyebab utamanya adalah kadar emisi gas CO2 yang terlalu banyak di atmosfir bumi. Sekarang terdapat CO2 yang melebihi angka 300 bagian/juta. Jika ada lebih banyak CO2, suhu udara meningkat karena menahan lebih banyak udara panas dari sinar matahari di dalam. Diperkirakan lebih dari 50 tahun, CO2 akan melebihi batas. Cina juga merupakan negara yang menyumbangkan emisi gas karbon CO2 terbanyak setelah AS. Kebakaran hutan yang terjadi di bagian negara yang tropis juga menyumbangkan banyak gas CO2. Satu hal jarang diketahui, ternyata penggunaan teknologi tinggi merupakan penyebab pemanasan global seperti penggunaan nuklir yang memerlukan teknologi yang super tinggi. Tapi, dari semua itu manusialah yang merupakan otak dari penyebab-penyebab di atas.

Banyak dampak yang diakibatkan oleh pemanasan global ini. Gunung Kilimanjaro, Taman Nasional Glasier, Columbia, Pegunungan Himalaya, Pegunungan Alpen, dan bagian bumi yang terdapat glasier telah rusak dan mencair. Jika di seluruh dunia es akan mencair maka permukaan laut akan meningkat menjadi 20 kaki yang dapat menyebabkan tenggelamnya sebagian daratan di bumi. Selain daratan es yang mencair, pemanasan global juga mengakibatkan terjadinya gelombang panas yang mempunyai suhu tertinggi hingga >50o C dan menewaskan puluhan ribu jiwa di berbagai wilayah bumi. Pemanasan Global juga dapat mengakibatkan badai dan angin puting beliung yang juga merugikan banyak pihak. Satu hal yang sering tak diperhatikan dari dampak masalah ini yaitu meningkatnya curah hujan, tetapi pemanasan global juga mengakibatkan kekeringan yang luar biasa dahsyat di wilayah yang sangat panas. Batu karang di seluruh dunia berubah menjadi berwarna putih yang tidak dapat dihidupi lagi oleh organisme laut yang membutuhkan tempat tinggal di sana. Selanjutnya adalah ketersediaan air di negeri-negeri tropis yang berkurang 10-30 % dan melelehkan gletser (Gunung es ) di Himalaya dan Kutub Selatan. Yang juga dirasakan oleh selurah dunia saat ini adalah makin panjangnya musim panas dan makin pendeknya musim hujan, serta makin maraknya badai dan banjir dikota-kota besar ( El nino) diseluruh dunia. Suhu udara disetiap wilayah juga meningkat seperti yang terasa dikota-kota yang dulunya dikenal sejuk

Untuk mengatasi masalah ini maka Al Gore ingin menimbulkan perubahan hingga Kongres di AS bereaksi pada masalah ini. Al Gore juga mengajak seluruh dunia khususnya warga AS untuk peduli pada masalah-masalah yang terjadi akibat pemanasan global. Hal yang harus dilakukan manusia adalah memisahkan kebenaran dan fiksi. Jika sudah dapat memisahkan maka jika memang itu adalah kebenaran untuk itu semua manusia di negara manapun harus mencari cara untuk memastikan peringatan itu didengar dan ditanggapi. Sebagai manusia, kita jangan hanya memikirkan tentang apa yang diberikan oleh bumi ini, tapi pikirkanlah hal terbaik apa yang telah kita lakukan pada bumi ini dan jika kita melakukan yang terbaik untuk bumi maka dengan sendirinya akan berdampak baik dengan manusia. Selanjutnya, menurut Al Gore yang dapat mengatasi masalah ini adalah pengefisiensian barang elektronik dan kendaraan bermotor.
Hal yang harus saya lakukan untuk turut membantu mengatasi masalah ini adalah memberitahu orang lain terlebih dahulu sebagai proses kesadaran manusia agar tanggap dengan masalah ini. Kemudian, menjadi pejuang lingkungan di kampus yang memperbaiki lingkungan di kampus dan sekitarnya, begitu pula dengan sekitar kos-kosan. Membuang sampah pada tempatnya merupakan hal yang paling kecil untuk memperbaiki lingkungan di dunia ini. Seperti solusi Al Gore di atas, saya akan menggunakan energi seminimal mungkin, contohnya mematikan lampu dan televisi ketika tidak dipakai, mencabut charger laptop dan handphone ketika tidak digunakan, dan lain hal yang dapat mengefisienkan energi. Menggunakan kertas dengan seminimal mungkin dan  kantong plastik. Menghindari dari namanya rokok yang menambah gas rumah kaca. Sebagai seorang Mahasiswa di Politeknik Gajah Tunggal tentunya masih banyak hal yang harus saya lakukan untuk bumi ini khususnya di lingkungan kampus.
Dari penayangan film ini, dapat ditarik kesimpulan yaitu, pemanasan global dapat mengakibatkan hal yang sangat-sangat ekstrim bagi bumi ini dan berdampak mengerikan pada manusia sendiri. Kemudian, sekarang ini manusia belum banyak yang menyadari efek dari masalah ini sehingga banyak orang yang menganggap bahwa masalah ini hanya teori/fiksi belaka. Untuk itu, cara mengatasinya hanya perlu kesadaran semua negara untuk saling bahu-membahu dalam menangani masalah ini dan mengikutsertakan seluruh manusia tanpa terkecuali, karena tanpa bumi tamatlah kita